Lembah Tangkeno diselimuti kabut pagi — dipotret dari punggung bukit desa.
Setiap batang mewakili satu tahun — makin tinggi, makin ramai.
Grafik interaktif — ganti tampilan, arahkan kursor ke titik data untuk detail.
Pilih satu tahun untuk melihat perbandingannya dengan tahun sebelumnya.
Konteks singkat di balik angka-angka di atas.
Berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut di lereng Gunung Sabampolulu, Pulau Kabaena, Tangkeno dikenal berhawa sejuk dengan panorama kabut yang menyelimuti lembah — asal julukan "Negeri di Awan".
Selain panorama alam, Tangkeno menyimpan benteng-benteng tua peninggalan Kerajaan Moronene serta tarian tradisional seperti Lariangi dan Lumense, dan menjadi tuan rumah Festival Tangkeno setiap tahun.